Kamu

Kamu

bulan kian tersungkur
bintang telah berpendar
mentari senyum di ufuk timur
dengan embun jatuh tak teratur

bunga mekar lalu gugur
bagai aku yang mencinta lalu dibunuh
karena aku yang tak patuh
akan cinta yang disuruh mundur

aku menentang
karena cintaku menang dalam perang
melawan egomu
dengan sayangku

aku, lelaki berhati satu
cintaku hanya untukmu
kamu, wanita berhati tinggi
dengan sikap seperti pelangi

wanita itu permaisuri pemilik hati
bernama Yeni Purnamasari

-p

Patan
Patan
Tuhan di dalam kertas

Tinggalkan Balasan