Seikat Pagi

Seikat Pagi

Pagi kian kembali
Ajak para kawan sejatinya
Untuk mengisi hari ini
Disini
Pada hari ini
Terdapat
Kilau bagaskara sejati
Lembut awan putih nan suci
Kicau burung lincah hampiri
Tetes embun kian membasahi
Jatuh pada
Tumbuhan yang bersabar diri
Menunggu tetesan basahi
Badannya kian mengering
Yang harus cepat dibasuh
Dan dituai sang petani
Dikiat segenggam jari
Dijajakan kepada pembeli
Demi penuhi sesuap nasi
Yang sudah ditunggu
Oleh para penghuni
Gubuk sejati

Ardian Bagus Wicaksono

Pagi, 28 Desember 2019

Tinggalkan Balasan