30 Maret 2017

Kelabunya Negeri

Satu tahun lamanya  Terbesit ingatan tentangnya  Iya, dia wafat dibungkam aparat   Dua minggu lamanya hilang suara Hanya mengatas namakan terduga  Lalu kau tega hilangkan nyawa    Hey bung  Bisakah kau berdamai dengan kematiaan  Hanya mengandalkan uang    Kebohongan serasa hebat  Pangkat membusukan derajat  Kuasa membungkam opini rakyat   Demokrasi berbalut jeruji Maju aku mati  Mundur aku tak berarti   Bersajaklah aku saat ini  Agar kau yang disana mengerti  Bagaimana kelabunya negeri 
30 Maret 2017

Kabut Lebat Rindu Tebal

Hay,Malam gelap tanpa bintang.Hanya ada bulan yang terbang sendirian.Waktu telah mengatakan,Bahwa dia telah hilang.Ini bukanlah puisi tentang cinta atau kasihsayang.Ini hanyalah kata-kata tentang kerinduan.Mungkin waktu cemburu dengan kehadiran kita,Kehadiran cinta, […]
30 Maret 2017

Sisi Kelam Kandang Monas

Ada yang meluntang dan melantung. Pun merayap dan bergantung.   Pulang membawa lelah tanpa surat berlipat uang. Marah pada kandang monas dan kesal pada ganasnya siang di ibukota. Di sanalah […]
30 Maret 2017

Dulu

Kemarilah Duduk bersamaku Akan ku ceritakan tentang masa itu Tentang aku dan kawan lamaku Yang pernah di satukan waktu Dulu Sebelum waktu terus berlalu Dan menghapus kebersamaan itu Sebelum datang […]
30 Maret 2017

Pelancong Sepi

/1/ Aku seperti pelancong di sebuah negeri Sendiri, tanpa tau tata letak kota dan lokasi Mencari tempat destinasi Dengan upaya untuk menghibur diri.     /2/ Aku berjalan menelusuri trotoar […]
29 Maret 2017

Lelaki Jangkung